Tampilkan postingan dengan label syariah n khilafah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label syariah n khilafah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Januari 2015

Sederhana Tapi Menarik untuk di Simak


Berawal dari kursus sekitar satu bulan yang lalu, saya mendapatkan sebuah penemuan menarik dari kursus ini. Kursus apa sih? Itu lihat aja gambar dari tulisan ini. Yups, mesih jahit dan kursus yang saya pilih adalah kursus menjahit. hehehe Lho apa menarik nya?
Singkat cerita di sela-sela belajar menjahit saya mengalami kesulitan untuk latihan menjahit, mengapa? Karena saja tidak konsisten dalam menjalankan mesin jahitnya, yakni gerakan tangan dan kaki yang tidak sinkron dan arah jahitan yang kadang mundur. Kontan pada saat itu, ibu yang membimbing saya mengatakan "Jangan mundur jahitnya, maju terus. Soalnya nanti putus jahitannya"

Rabu, 30 Juli 2014

恋におちた時


Dalam postingan sebelumnya kita telah membahas tentang cinta dan macam-macam cinta. Maka kali ini saya ingin mendeskripsikan bagaimana ketika kita tengah merasakan jatuh cinta.
Banyak orang yang menggambarkan, jatuh cinta itu berjuta rasanya, jatuh cinta itu bisa merubah mendung jadi cerah, kelabu jadi berwarna, musim gugur menjadi musim semi...

Sabtu, 31 Mei 2014

Evaluasi dan Rindu 'Kampung Halaman'



 Sebuah sikap yang menunjukkan keberanian ataukah memalukan?

Ah, entahlah…

Manusia memang hanya mengetahui apa yang dia inginkan tanpa tahu yang ia butuhkan. Banyak hikmah yang terpendam dalam setiap episode kehidupan kita. Entah itu terkait pertemuan dengan seseorang

Minggu, 16 Maret 2014

Sebuah Pengakuan



Kali ini saya hanya ingin membuat sebuah pengakuan. Pengakuan tentang apa? Ya. Tentang sebuah perasaan yang kadang menggangguku bahkan perasaan ini sering datang menggoyahkan keteguhanku dalam menapaki jalan dakwah ini.

Escape


Beban hidup yang terasa terlalu membebani kadang membuatmu patah arang dan semangat. Ya, itulah yang kini tengah kurasa kawan. Perasaanku kini kacau dan tak menentu. Rasanya ingin manjat gunung yang sangat tinggi kemudian meluncur di pegunungan bersalju